Search

Semakin dekat dan nyata di #InstameetHalalBihalal2020: Sebuah Kolaborasi Virtual

Updated: Jun 2


Ada bagian yang hilang dari selebrasi Idul Fitri tahun ini.


Banyak yang memilih untuk tidak pulang kampung demi menjaga kesehatan keluarga dan kerabat sendiri atau memang karena dipaksa oleh mobilisasi yang dibatasi dimana-mana. Apapun alasannya, momen berkumpul dengan keluarga yang sudah jadi kebiasaan setiap tahun harus direlakan dengan berat hati demi pemulihan bersama. Pun berkumpul dengan kerabat dan teman-teman setelahnya. Menariknya, kita yang sedang dihadapi berbagai keterbatasan tergerak untuk berpikir lebih kreatif dan dinamis dalam mencari solusi: sesi virtual. Banyak yang sudah melakukan ZOOM virtual meeting untuk kepentingan pekerjaan atau belajar, bukan tidak mungkin kita lakukan untuk halal bihalal.


Bagi LSF, proyek Gara-Gara Instagram (GGI) #InstameetHalalBihalal tidak boleh terhenti, terutama di masa-masa seperti ini. Keinginan para Instagramer untuk menjadi bagian dari sebuah komunitas semakin penting setiap harinya, dimana mereka bisa saling berbagi, belajar satu sama lain, hingga saling menginspirasi. Proses diskusi dan kolaborasi ternyata tidak sulit karena kami memiliki semangat dan tujuan yang sama. Terutama dipersatukan oleh platform yang sudah sangat dekat bagi kami: Instagram. Dari awal kami cukup ambisius untuk mengunjungi delapan (8) kota, karena, kenapa tidak?


If your dream doesn’t scare you, it isn’t big enough - Kristine K. Stevens.

Tim GGI dengan sigap menjangkau teman-teman di delapan (8) kota sementara Komite LSF menyiapkan infrastruktur dan materi yang bisa dibagi agar pertemuan virtual ini mampu menghadirkan sesuatu yang berbeda walaupun #dirumahaja. Di luar ekspektasi kami semua, para Instagrammers Indonesia sangat antusias menyambut halal bihalal versi virtual, semakin membuktikan bahwa semangat positif dan ide kreatif itu bisa menular. Pada 30 – 31 Mei 2020, Tur delapan (8) kota #InstameetHalalBihalal2020 dimulai dari Medan, Bandung, Bekasi, Semarang, Kediri, Surabaya, Makassar, dan Manado. Tentu saja kami menapaki ibukota Indonesia: Jakarta. Terdorong oleh semangat yang sama, Instagramer Malang dan Balikpapan mengadakan halal bihalal virtual secara mandiri yand dihadiri perwakilan dari GGI dan LSF.



Selain berkenalan dan menyapa teman-teman di berbagai kota, ada banyak hal yang dibagi di setiap sesi virtual. Mulai dari pengalaman semasa pandemi di masing-masing kota, semangat untuk mencipta dan berkarya, hingga berbagi InstagramHack. Selayaknya suatu acara yang telah rampung, kami mengevaluasi apakah kegiatan virtual ini mencapai tujuannya. Kami menghubungi para tuan rumah dan beberapa partisipan, sekaligus bertanya apa harapan yang mereka bisa bagi kepada semua:


@daniel_try, Tuan Rumah di Medan

Senang banget rasanya bisa hosting #InstameetHalalBihalal di kota sendiri. Di tengah situasi seperti ini, ternyata budaya instameet tetap bisa berjalan. Apalagi untuk ngumpulin orang di satu daerah dalam satu layar yang sudah rindu bersosialisasi. Jujur aja nih, bisa liat muka orang-orang aja udah senang banget, apalagi sampai bisa bercanda dan belajar ilmu baru. Kebayang kan serunya kaya gimana?

Harapannya untuk tim LSF dan GGI, semoga timnya tetap solid, terus konsisten dan tetap semangat memberikan edukasi. Jangan sampai merasa Lelah agar bisa menjembatani para instagramer dan narasumber dari kalangan-kalangan luas lainnya. Harapan untuk Instagramer agar menjaga Kesehatan dan jangan pernah merasa dibatasi oleh situasi dan kondisi. Masih banyak hal-hal positif yang bisa dilihat dari pandemic. Moment seperti ini bisa jadi saat yang tepat untuk melihat Kembali potensi diri yang memang belum terlihat, atau mencoba hal baru misalnya seminar online, virtual photoshoot online sama pacaran online. 😊


@brianhardd, Tuan Rumah di Bekasi

Rasanya bisa hosting virtual instameet halal bi halal Bekasi tentunya menyenangkan. Di saat gak bisa ketemuan apalagi nongkrong, moment lebaran memang jadi hal wajib untuk bisa bersillaturahmi. Situasi pandemi saat ini walaupun instameet cuma sebatas virtual saja, tapi semangat instagram masih tetap ada. Rasa sayang sama instagram juga bisa terlihat dari instagrammer yang join. Harapan saya tentunya jadi harapan kita semua, semoga pandemi ini cepat selesai. Kita yakin bisa melewati semua cobaan ini. Instagrammer sebagai bagian dari community di instagram juga bisa semakin solid. Suatu hari nanti pasti kita akan berjabat tangan, berpelukan, saling berbagi cerita hangat satu sama lain. Sudah terlalu lama kita tidak ber-community. Sampai jumpa pada instameet berikutnya yang lebih seru, sehat sehat selalu semuanya!


@bowobukanboyo,Tuan Rumah di Semarang

Senang jadi Hosting di Semarang, masih jadi bagian instagrammer Indonesia yang terus membangun kebersamaan dari dulu sampai sekarang, menjaga semangat instameet biar awet selamanya. Harapannya semoga generasi berikutnya bisa terus membawa semangat ini dan memberikan impact positif untuk mereka sendiri dan instagrammer sekitarnya.

Quote dari saya hari ini: " ber-instagramlah dengan bahagia, dan pastikan bahagia karenanya"


@Nikkoilham, Tuan Rumah di Kediri

Rasanya bisa hosting instameet virtual; seru tapi santai, dan dapet banyak insight.

Harapan yang bisa aku bagiin ke instagrammer lainnya: jangan pernah patah semangat dalam berkarya. Jangan pernah lelah berproses, karena memang proses itu yang bisa menentukan kita di kemudian hari.


@anugrahdimass, Tuan Rumah di Surabaya

Senang sih karena bisa bertemu sama teme-temen di masa pandemic ini, apalagi kita juga udah jarang berinstameet ria, hehe. Terima kasih sudah fasilitasi kami di Surabaya.

Harapannya mungkin jangan berhenti sampai sini, bagaimanapun Instagram adalah komunitas jadi tetap dijaga semangat berinstameet ria-nya!!


@l_aeroplanino, Tuan Rumah di Makassar

Seperti nge-host instameet biasanya, senang karena akhirnya bisa silaturahmi lagi bareng yg lain.

Semoga mereka bisa tetap produktif walaupun masa pandemi begini dan selalu bikin konten positif untuk dishare.


@Daniel_umbex, Tuan Rumah di Manado

Rasanya seru banget bisa jadi host, minimal bisa tatap muka lagi walaupun secara virtual sama teman-teman sesama instagramer.

Harapanya sih teman-teman bisa tetap bergerak. Karna katanya kreatif kok kalah sama sikon. (Btw ini kalimat self-reminder sih lebih tepatnya hehe)


@Okkymahardikha, pengelola akun komunitas @everydaymotret

Suatu kesempatan yang sangat baik dan berharga sekali, terima kasih telah diberikan kemudahan untuk dapat mengakses tur instameet halal bihalal ini. Seru bisa ketemu tatap muka walau virtual dengan instagrammers lainnya dari kota-kota yang didatangi, menambah network, menambah ilmu khususnya dari para influencer yang juga hadir, para expertise Instagram yang juga telah saling sharing. Keren, berfaedah acaranya.

Semoga kegiatan positif ini terus ada, terus connect, saling berbagi ilmu, jangan pelit-pelit biar ekosistem per-instagram-an Indonesia semakin naik kelas dengan karya-karya yang luar biasa. Berharap juga kedepannya bisa diwujudkan dengan hunting foto bareng secara virtual. Nah coba Kita pikirkan bareng-bareng caranya!


@achmadbasyir, partisipan di Medan

Menurut Saya, instameetHBH kasih insight yang bagus banget buat pengembangan profile saya di IG! Walaupun 1 jam aja, konten yang dishare bener-bener bermanfaat dan kasih gambaran awal tentang gimana saya perlu mengembangkan dan membranding diri saya di Instagram. Lanjut lagi dong sessionnya kalo bisa lebih dari 1 jam. Sukses terus Instameet! Semoga bisa berkolaborasi di kesempatan selanjutnya.



Menyadari bahwa instameet virtual ini begitu lekat bagi mereka, kami merasa kolaborasi ini sebuah awal mula. Bukan hanya karena tercipta semangat yang terbarukan tapi juga mereka telah menyebarkan harapan positif untuk terus berkarya dengan keterbatasan yang ada. Tak lengkap rasanya tanpa membagi juga kesan komite LSF di sini:


Aries: kita yang dipersatukan oleh Instagram, ketika berkolaborasi dapat menciptakan harapan besar yang membawa dampak dalam sebuah acara halalbihalal secara virtual. 10 kota kita kunjungi dalam waktu 2 hari. Bagaimana itu mungkin? Kolaborasi dan teknologi yang menjadikan ini semua mungkin. Sungguh bersyukur karena kolaborasi dan pesan sederhana yang kita buat bersama GGI berdampak di banyak kota.


Elsan: Instameet, dalam bentuk apapun adalah sesuatu yang positif. We meet, laugh, connect, share and in the end we gain “something”. Baik itu ilmu, teman, bahkan pasangan. Khusus Instameet halal bihalal virtual kemarin, yang menyenangkan untuk saya adalah dapat berjumpa dengan teman-teman Igers atau Creators dari kota-kota lain. Hal yang sebelumnya tidak pernah terjadi, karena saya pasti hanya mengikuti di kota tempat saya tinggal. Terima kasih sekali lagi untuk GGI yang bersedia berkolaborasi menjadikan ini nyata.


Prass: #InstameetHalalBihalalVirtual bakal jadi salah satu catatan penting perjalanan saya sebagai instagrammers di Indonesia tahun ini. Berkreasi dan mencipta karya saat ini batasnya hanya dosis keingintahuan kita saja, berbagi ilmu tanpa pamrih dan selalu berpikiran terbuka di platform Instagram, khususnya, akan memberikan efek domino dan energi yang positif buat pelakunya. Kolaborasi menjadi harapan baru Instagrammer supaya bisa tetap berdaya upaya menjalani fungsinya menjadi mahluk social dengan hubungan sosialnya di Instagram dan dunia nyata.


Rezha: di masa pandemi menjaga kesehatan fisik dan mental sama pentingnya. Kita seringkali merasa overwhelmed oleh riuhnya informasi, kecemasan di antara semua aktivitas di rumah aja. Dua hari terakhir menjadi solusi buat saya untuk fokus kepada hal-hal positif dan yang bisa saya kontrol. Selain silaturahmi dan bermaafan antar Instagrammer, banyak pembelajaran dan kehangatan yang dibagi walaupun virtual. Tanpa disadari, kita memiliki komitmen bersama untuk tumbuh dan berkarya di komunitas ini. Acara ini juga sebagai usaha untuk stay healthy and stay sane!


Rori: di instameet virtual kemarin, saya berkesempatan kenal dan belajar dari teman-teman baru mengenai digital creative, bagaimana menulis yang baik untuk konten, serta bagaimana cara mereka menyiasati algoritma Instagram dan tetap konsisten berkegiatan di Instagram.


Ulie: senang sekali bisa menyapa teman-teman Instagrammer di 11 kota di Indonesia. Saling sapa dan berbagi hal yang positif jadi pengalaman luar biasa di masa seperti ini!


Dita: #InstameetHalalBihalalVirtual2020 membuktikan bahwa Instagram bukan sekedar hitungan algoritma. Ada manusia-manusia peduli serta semangat dibaliknya. Semangat untuk berbagi dan semangat untuk selalu berkarya karena kita #semuabisamencipta.



Untuk sebagian besar, #InstameetHalalBihalalVirtual2020 adalah ajang bertegur sapa, berbagi kabar, dan berkenalan. Sebagian lagi ingin membagi pengalaman di kotanya masing-masing atau mencari ladang inspirasi baru. Hingga mungkin, bagi sebagian kecil lainnya, ini adalah penunda rindu akan kampung halaman.


Sejatinya, kesempatan untuk membagi semangat dan harapan tak perlu dibatasi oleh ruang dan waktu.


#semuabisamencipta #garagarainstagram

COLLABORATE WITH US!

© 2020 by Light Snatcher.

  • White Instagram Icon