Search

Catatan Akhir Tahun


Sepanjang tahun ini kita berupaya untuk terus bertahan, beradaptasi, dan berinovasi. Tanpa disadari, kita telah memiliki berbagai cara baru untuk terus berkarya dan tetap konsisten.


Sama seperti para pekerja kreatif, penggiat seni dan karya visual lainnya, memindahkan semua ke sesi online memiliki nilai plus dan minusnya. Tak disangka, sudah 20 SnatcherTalk, 9 SnatcherClass, 12 AndaTanyaOmJawab, Sesi Perdana LSF SukaSuka hingga #BecekgramBattle telah digelar. Terima kasih kepada lebih dari 950 Snatchers yang telah mengikuti berbagai kegiatan LSF sepanjang tahun ini. Apresiasi tak terhingga kami sampaikan kepada para Snatcher Guru dan Speakers yang telah memberikan waktu dan ilmunya bagi semua. Di setiap kegiatan, kami sendiri selalu menempatkan diri sebagai ‘beginner’ lagi, agar ilmu, cerita, hingga pengalaman yang dibagi bisa diserap dan diaplikasikan serelevan mungkin.


Satu hal yang kami terus sadari seiring dengan perjalanan LSF, besarnya peran komunitas dalam menggagas partisipasi individu. Komunitas, sekecil apapun itu, menjadi sumber pembelajaran, berinteraksi, hingga bertumbuh bersama terutama di masa-masa sulit seperti ini. Karena manusia pada dasarnya butuh sebuah wadah untuk aktualisasi diri. LSF kala itu mengundang Instasunda, Teman Fuji dan Paparisa Ambon Bergerak yang mampu terus tumbuh didasari nilai, rasa dan kegemaran yang sama, dan konsisten dengan caranya masing-masing.


Kami terus dihinggapi satu pertanyaan penting mendekati akhir tahun, “What’s Next?

Pertanyaan reflektif yang jawabannya bisa sangat luas atau bahkan sangat mengerucut. Puaskah kami dengan berbagai kegiatan di 2020, ide apa lagi yang harus dikembangkan mengingat sudah banyak kelas online dengan topik serupa, atau bahkan, apakah apa yang sudah kami buat berdampak positif?


Ingin dengan lantang dan percaya diri kami jawab bahwa dampaknya positif. Akan tetapi, kami menyadari masih ada kekurangan, ada banyak kepala yang lebih berhak menjawab: Guru, Speaker dan Snatchers. Mereka semua berperan besar dalam setiap sesi LSF. Partisipasi aktif dan pengalaman yang dibagi menumbuhkan ruang untuk belajar bagi sesama, pun rasa penasaran bagi mereka yang masih mencari inspirasi di setiap sudut interaksi.


Berbagai harapan dan rencana sudah mulai digulirkan untuk 2021. Kami kembali pada hal-hal dasar dalam menyusun rencana, perlahan dan bertahap. Hal yang sering luput dalam ingatan ialah ruang dan waktu kadang kala menjadi penentu. Catatan paling penting bagi kami bahwa disrupsi tidak akan berhenti sampai di sini dan kerterbatasan akan selalu ada. Kami berusaha untuk menjawab tantangan satu persatu didukung oleh partners yang juga memiliki pilar-pilar yang sama dalam berkolaborasi, berproses dan bertumbuh. Kompetisi memang dibutuhkan untuk terus mengasah kreativitas dan daya tahan, akan tetapi keberlangsungan ekosistem yang saat ini mulai hidup kembali harus tetap dijaga.


We raise our glasses to the year 2020. Through unfulfilled and broken dreams, we were forced to grow, adapt, adopt, innovate, and break our creative-barriers like no other in order to survive. We’ve learned how to stay connected and relevant with everyone and just as every being, LSF will evolve.


#semuabisamencipta #catatanakhirtahun

15 views0 comments

Recent Posts

See All