Search

3 Pijakan Berproses di Light Snatcher Festival


Mencapai kesempurnaan di era yang penuh ketidakpastian bukan tujuan kami di Light Snatcher Festival. Sudah kami lepas definisi sempurna dari awal, menggantinya dengan berproses bersama hingga bisa memberikan dampak positif bagi orang lain.


Adapt. Adopt. Adept.

Ketiganya saling mengisi, kadang tumpang tindih, tak jarang bertentangan dan akan terus berkembang seiring waktu. Belum lagi ditimpali dengan disrupsi disana-sini yang dengan mudahnya mengubah proses yang kami pikir sudah optimal.


Setiap individu dan organisasi memiliki tantangan yang berbeda-beda dalam beradaptasi. Sederhananya, dimulai dari bagaimana merespon satu hal, baik itu ide baru atau masalah yang datang. Kami memilih untuk membentuk ruang diskusi, mencari dan berbagi informasi, menyuarakan pendapat dan berbagi pengalaman, hingga mendengar dan menerima pendapat yang berbeda. Menyelaraskan isi dua kepala sulitnya bukan main, apalagi lebih. Kami beradaptasi untuk tidak mendengar ego, menerima kekurangan satu sama lain dan jika bisa, mengisinya dengan keahlian yang lain berdasarkan pengalaman yang lalu.




Lambat laun kami mulai memahami bahwa melakukan hal yang sama terus menerus tidak akan menghasilkan sesuatu yang bebeda. Bernalar pada minat, kebiasaan, kepentingan dan prioritas yang berubah-ubah, sudah sewajarnya kami juga berteman dan merangkul perubahan ketika mengadopsi cara, teknologi, dan pendekatan baru.

Pengadopsian teknologi ini kami selaraskan dengan proses kreatif yang muncul dari kepala-kepala kami. Tidak dengan mematikan ide kreatif satu atau beberapa orang tapi melalui pendelegasian dan berkolaborasi. Setiap kepala punya porsinya masing-masing dimana selalu ada sudut kosong yang masih bisa diisi dengan ilmu baru. Kemudian bersama-sama melahirkan inovasi untuk mencapai tujuan.


Pemindahan semua aktivitas ke sesi online yang kami nilai cukup berhasil dalam tiga bulan terakhir tidak menjadikan kami duduk di tingkat teratas. Diperlukan ketelatenan dan konsistensi di dalamnya, seperti pengkurasian topik dan pembicara, hingga benar-benar menjalankan gladi resik yang biasanya dilakukan untuk kegiatan offline. Kami belum mahir di semua bentuk dan karya visual, mungkin hanya di beberapa area, tapi tidak semuanya, karena kami jelas tidak bisa menjawab semua permasalahan yang ada di luar sana.


Kami ingat bahwa kami harus tetap relevan untuk berdampak bagi orang lain dan itu tidak akan tercapai tanpa mengajak kepala-kepala lain yang lebih cakap dari kami. Mereka yang bersedia memberikan waktu dan tenaganya untuk melengkapi kami, mengisi sudut-sudut kosong dengan keahlian mereka agar terus berproses dalam mencipta dan berkarya.




Ketiga pijakan ini seperti satu lingkaran penuh, terus berputar dan semestinya tidak boleh puas berhenti di satu titik. Faktanya, kami masih akan terus menghadapi dinamika industri, perbedaan karakter dan kepentingan, perkembangan teknologi, dan disrupsi yang akan datang. Tanpa perlu diangkat dan dijelaskan, setiap satu dari kami pun melalui proses itu di ranah pribadinya masing-masing.


Sesungguhnya, proses di level individu menjadi bahan bakar tambahan untuk melangkah sebagai satu kelompok, berkembang menjadi lebih baik. Tidak ada yang instan. Maka, kami banyak bertanya dan terus belajar. Apa yang baik bagi kami belum tentu baik bagi pihak lain.


#semuabisamencipta #lightsnatcher

COLLABORATE WITH US!

© 2020 by Light Snatcher.

  • White Instagram Icon